Skip to content

Duniaku Seru

Di tengah arus visual yang bergerak cepat dan kerap berserakan tanpa kendali, Disabilitas Berkarya menghadirkan sebuah ruang jeda—ruang untuk melihat, merasakan, dan berdialog. Pameran foto bertajuk “Duniaku Seru” menjadi undangan terbuka untuk menengok dunia melalui cara pandang yang jujur, polos, dan penuh kegembiraan.

Puluhan karya yang dipamerkan merupakan pilihan dari 20 pemotret penyandang difabel dengan latar beragam: bisu tuli, down syndrome, slow learner, hingga autisme. Setiap pemotret membawa karakter, kepekaan, dan cara bercerita yang berbeda. Namun dari keberagaman itu, tersambung satu benang merah yang kuat: keseruan dalam menikmati dunia mereka sendiri.

Foto-foto ini tidak sekadar merekam objek, tetapi memotret pengalaman. Dunia yang mungkin tampak sederhana, namun sesungguhnya universal—penuh warna, emosi, dan rasa ingin tahu. Melalui lensa mereka, kita diajak memahami bahwa melihat dunia tidak selalu harus seragam, dan bahwa perbedaan justru memperkaya makna.

“Duniaku Seru” dipilih sebagai tajuk bukan hanya sebagai penanda pameran, tetapi sebagai pernyataan. Sebuah wadah apresiasi, ruang motivasi, sekaligus pengingat bahwa setiap individu memiliki dunia yang layak dirayakan. Di sini, karya-karya ini berdiri sebagai suara visual generasi yang hidup di masa kini—jujur, berani, dan penuh semangat.

Pameran ini adalah ajakan untuk membuka mata dan hati: bahwa dunia bisa seseru ini ketika kita bersedia melihatnya dari sudut pandang yang berbeda.

Mamuk Ismuntoro
Kurator

Fotografer
Dipersembahkan oleh:
Disabilitas Berkarya Web
Didukung oleh:
Logo DPCS 2024 New Horizontal
Rekan media:
Logo MB 4 Black Fpr Website
Matanesia Removebg Web